7382
Hubungi Kami

REKOR BURUK MADRID DI MUSIM YANG SURAM

madrid2

Real Madrid menjalani musim 2018/2019 LaLiga dengan suram. Kegagalan Madrid pun melahirkan 6 rekor buruk musim ini.

Madrid harus kehilangan Cristiano Ronaldo pada musim panas lalu usai memutuskan hengkang ke Juventus. Kendati demikian sebagian besar pemain Madrid masih tetap bertahan. Madrid juga harus kehilangan pelatih Zinedine Zidane yang memutuskan mundur.

Kehilangan kedua sosok fenomenal di tim pun membuat performa Madrid menurun drastis sehingga harus gagal bersaing di LaLiga, Copa del Rey, dan Liga Champions.

Masuknya dua pelatih baru Julen Lopetegui dan Santiago Solari pun tidak membantu tim. Madrid pun terpaksa memanggil kembali Zidane kembali menduduki kursi pelatih Santiago Bernabeu.

Namun, kembalinya Zidane jgua tidak dapat mendongkrak performa Madrid kendati mempunyai prestasi mentereng dengan 3 trofi Liga Champions dan 1 trofi LaLiga.

Nah Berikut rekor-rekor buruk Madrid musim ini:

1. Selisih poin terbesar dengan Barcelona

Kekalahan dari Betis menandai kekalahan Madrid ke-12 di LaLiga musim ini. Madrid finis ketiga dengan selisih 19 poin dari Barcelona, selisih terbesar dengan rivalnya yang belum pernah terjadi sebelumnya.

2. Nyaris menyamai rekor kekalahan terbanyak di LaLiga

Hanya tujuh kali dalam sejarah bahwa Madrid menderita selusin kekalahan dalam satu musim. 12 kekalahan Madrid musim ini hampir menyamai rekor kekalahan terbanyak dalam sejarah klub saat takluk 13 kali di sepanjang musim 1973/74.

3. Kekalahan beruntun Zidane untuk Pertama Kali

Zidane kembali ditunjuk sebagai pelatih Madrid pada Maret 2019. Dalam 11 pertandingan bersama Zidane, Madrid hanya mencatat 4 kekalahan dan tidak pernah sekalipun menang di laga tandang. Kekalahan dari Betis menandai kekalahan beruntun pertama Zidane sebagai manajer Madrid, setelah sebelumnya dihajar Real Sociedad.

4. Gol paling sedikit di LaLiga sejak 1999/2000

Madrid gagal mendatangkan penyerang yang sepadan dengan Cristiano Ronaldo yang hengkang. Karim Benzema cs cuma mampu menceploskan 63 gol di liga musim ini. Perbedaan besar dengan Barcelona yang membukukan 90 gol.

63 gol itu adalah produktivitas terendah Madrid selama hampir 2 dekade. Pada musim 1999/2000 Madrid mencatatkan jumlah gol yang lebih rendah yakni 58 gol.

5. Puasa gol terbanyak

Kekalahan di tangan Real Betis menandai bahwa Madrid sudah sembilan kali gagal mencetak gol di sepanjang LaLiga musim ini. Jika ditotal seluruh kompetisi, Madrid sudah 13 kali gagal mencetak gol di hadapan lawan-lawannya. Jumlah itu setara dengan musim 1993/94.

6. Rata-rata pentonton terendah dalam 2 dekade terakhir

Madrid memulai laga kandang di musim dengan hanya disaksikan oleh 48.446 ribu penonton. Jumlah penonton paling sedikit dalam 10 tahun terakhir. Pada pertandingan terakhir, Santiago Bernabeu juga hanya terisi dengan jumlah 56.900 ribu dari kapasitas 81.000.

Jika ditotal, musim ini rata-rata penonton Madrid di Bernabeu hanyalah 61.020, hanya lebih baik dari musim 1999/2000 yang mencatatkan rata-rata penontonnya 57.500 ribu.